Author Archive

Gangguan Kesehatan Mental pada Anak, Inilah Gejala dan Jenisnya!

Gangguan Kesehatan Mental pada Anak, Inilah Gejala dan Jenisnya! – Dikaruniai anak memang adalah hal paling istimewa bagi pasangan suami istri. Namun, ternyata tidak semua yang kemudian mampu menjaga amanah besar tersebut dengan sbaik-baiknya hingga kemudian membentuk manusia yang sedikit membutuhkan banyak perhatian. Alasan orang tua yang

Mencoba untuk Lebih Maksimal Lagi

“Mencoba untuk Lebih Maksimal Lagi” ini adalah kalimat untuk saya di pekan kedua Mentorship Bunda Cekatan Batch #5. Sungguh saya sangat berupaya untuk menjadi mentor yang baik, namun ternyata terkendala dengan kondisi real yang ada di rumah. Ya, pandemi ini memang sedikit banyaknya membuat perubahan yang tak biasa. Selama pekan

Jadi Mentor atau Mentee Dulu?

Jadi Mentor atau Mentee Dulu? – Pertanyaan ini muncul saat grup facebook kembali ramai karena tahap menjadi kupu-kupu tinggal selangkah lagi. Memang sih kurun waktu berada di Tahap Kupu-Kupu setelah tadinya ada di Tahap Kepompong, memakan waktu 2 bulan nantinya. Namun, saya percaya bisa selesai jika ada kemauan, meskipun di dalam dada

Keluarga Multimedia Bagai Pisau Bermata Dua

Keluarga Multimedia Bagai Pisau Bermata Dua – Siapa sangka jika kemudian kita hidup di zaman dimana semua serba teknologi. Saya jadi flashback masa kecil ketika menonton sebuah film anak-anak kesukaan setiap hari Ahad, yaitu Doraemon. Dalam kisahnya saat itu, saya diperlihatkan sebuah kisah dimana ada negeri yang seluruh aktivitasnya dikerjakan

Tahap Kepompong Day 01

Tahap Kepompong Day 01 – Memulai hari dengan lembaran baru di tahap Kepompong memang tidak mudah. Apalagi dengan kondisi wabah Covid-19 yang tidak kunjung menunjukkan pergeseran grafik menurun. Semakin hari ada saja yang menjadikan jari dan mata melihat informasi. Namun, saya memiliki kewajiban yang harus dikerjakan selama 30

Biarlah Terasing, Karena Kupu-Kupu Cantik Selalu Akan Beda

Termenung. Satu kata ini yang muncul pertama kali setelah membaca ulang hasil chat-ku dengan buddy yang memilihku. Ya, saya mungkin peserta Bunda Cekatan yang paling ngenes karena menjalani dan mengerjakan tugas-tugas boleh dibilang tidak sepenuh hati. Malas? Oh, bukan! Saya hanya selalu didera pertanyaan tentang: “Sudah berapa mantap niat dan langkahmu menjalankan hidup

Menepi Sejenak untuk Melihat Isi Keranjang

Setelah kemudian hampir sebulan bergerilya kesana-kemari untuk memantapkan diri pada sebuah ilmu, lalu tibalah saya harus menepi ke tepi danau untuk melihat, sejauh ini apa saja yang sudah saya bawa di keranjang: Ternyata isinya masih hampir sama dengan sebelumnya meskipun ada tambahan ilmu baru dari sharing anggota keluarga lainnya.