Family Project Day 5: Story Telling – Nggak terasa sudah masuk hari kelima. Semakin menantang untuk membuat proyek-proyek keluarga. Karena keluarga saya tipenya moody dan bosenan, makanya nggak bisa satu hari memaksakan sesuatu yang sama seperti hari kemarin.

Pastinya family project ini menjadi cikal bakal untuk diterapkan jangka waktu yang panjang. Harus senantiasa diprioritaskan mana yang sesuai kebutuhan urgent saat itu. Karena jika tidak, maka akan terbengkalai. Dan hari ini saya dan suami mencoba membuat family project yang lagi-lagi fokus ke Salfa.

Nama Proyek: Story Telling

Langkah Awal: Mengajak Membaca Buku/Majalah Bergambar

Pelaksanaan: Senin, 14 Agustus 2017

Lokasi: Rumah 

Waktu: Jam 18.30-20.00 WIB

Ya, Salfa kami stimulasi kemampuannya berpikir, berbicara dengan mengajaknya berbicara usia membaca, menonton video atau diajak keluar rumah. Dan hari ini adalah menceritakan kembali isi dari video yang ditontonnya.

Aspek Kemandirian

Salfa bisa berani mengemukakan pendapatnya sesuai dengan gaya bahasanya sendiri. Tidak canggung diminta berpendap

Aspek Komunikasi Produktif

Memulai dengan membacakan cerita, pelan-pelan. Tentunya dengan intonasi yang sesuai dengan apa yang tertulis dalam bacaan.

Aspek Kecerdasan

Salfa bisa mengutarakan pendapatnya terhadap bacaan, bisa berekpresi bahkan mengajak orang di dekatnya (saya dan suami) untuk melihat bagaimana dia bercerita.

Aliran Rasa

Mengajak Salfa membaca tidak sulit. Hanya saja cepat bosan menjadi tantangannya. Tetapi, seiring dengan waktu insya Allah bisa jadi anak yang senang baca buku.