Gaya Belajar Anak Day 04: Menyusun Kembali Potongan Puzzle – Belajar adalah sesuatu yang mengasyikkan sebenarnya. Dan belajar pun tidak harus serta-merta berada dalam posisi wajah diperhadapkan dengan buku pelajaran. Karena sekitar kita bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk si kecil.

Seperti hari ini, saya mencoba mengajak Salfa ke rumah teman yang memiliki usaha berjualan buku edukasi untuk balita. Niatnya memang ingin membeli satu buku yang berudul “Allah Menciptakan Tubuhku”. Alasan membelinya adalah ingin dibantu lewat buku dalam memperkenalkan ke Salfa tentang Rabb-nya plus memahami bagaimana dirinya diciptakan. Hmm… ada yang berpikir bahwa itu terlalu berat untuk diberikan pada Salfa yang masih 3 tahun 2 bulan? Oh, rasanya tidak. Karena saat ini pertanyaannya sudah sangat kritis. Dimana Allah… dan kenapa harus minta semuanya sama Allah?! 

Namun, setelah tiba di rumah teman dengan beragam jenis buku yang disajikan, ternyata Salfa jauh lebih tertarik untuk serius mengerjakan potongan puzzle. Ya, potongan puzzle yang merupakan jenis hewan insect menjadikannya antusias bahkan sesekali teriak karena merasa butuh bantuan.

Puzzle yang dimainkan memang memiliki warna mencolok, bentuk yang lumayan besar dan beraneka sehingga eye catching untuk anak seusia Salfa. Bahkan saya sendiri sebagai orang tuanya pun senang. Ya, puzzle tersebut juga bisa dirangkai menjadi sebuah diorama yang memancing daya imajinasi anak untuk bercerita. Worth it untuk ukuran buku impor.

Sesuai dengan pengalaman tersebut, maka inilah hasil tabel pengamatan belajar Salfa hari ini: