Gaya Belajar Anak Day 11: Metamorfosa Kupu-Kupu – Karena kemarin ada yang sudah #bikinbikinditaman maka setiba di rumah, Bunda harus mengajak Salfa untuk mengulang kembali apa yang sudah diperoleh. Metamorfosa kupu-kupu yang dibuat dalam bentuk puzzle layer dan sudah diberi warna oleh Salfa sendiri, harus diceritakan kembali. Dan saya memanggil si Ayah untuk menjadi pendengar agar si Salfa percaya diri karena ada yang ingin mendengarkan ceritanya.

Ayah: “Salfa kemarin ngapain di taman?”

Salfa: “Belajar, Ayah.”

Ayah: “Belajar apa?”

Salfa: “Belajar kupu-kupu. Ini ayah lihat sini.” sambil mengambil kardus yang sudah diubah menjadi puzzle layer berupa metamorfosa kupu-kupu.

Ayah: “Coba ceritakan. Ayah mau dengar.”

Salfa: “Jadi kupu-kupu itu dari kepompong. Kepompong dari ulat. Ulatnya makan daun. Kenyang deh.”

(saya dan Ayahnya tertawa dengan kalimat terakhir. Benar-benar kalimat itu improvisasi Salfa sendiri.)

Seketika suasana pun jadi makin riang karena Salfa makin bertingkah lucu. Bahkan saya tanya:

“Fa, kupu-kupunya terbang kemana?”

Salfa: “Kupu-kupu terbang ke atas trus sampe ke mall.”

Dan tawa kami pun pecah lagi. Kok ya bisa-bisanya ingat mall. 

Namun, dengan begitu saya jadi berpikir bahwa gaya belajar Salfa memang senang melihat, mendengar meskipun ketika di taman, Salfa tidak bisa diam. Kesana kemari sambil mengeksplor taman. Ah, entah besok ada pelajaran apalagi yang bisa dipetik Salfa. Pastinya kami berharap pelajaran hidup membuatnya semakin kuat dari segi mental dan fisik.