Gaya Belajar Anak Day 15: Bermain Peran – Bermain peran dokter adalah kesenangan Salfa. Namun, hari ini entah kenapa Salfa melakukan permainan peran ini dengan banyak karakter. Dokter, bapak, nenek bahkan berperan sebagai anak bayi yang butuh dielus dan digendong. Salfa pun melakoninya dengan serius.

“Ada apa, Bu? Siapa yang sakit?”

“Oh, anak ibu demam. Saya kasih obat dulu ya.”

Saya yang mendengarnya tergelitik untuk ikut bicara.

“Salfa sedang apa?”

“Ini, Nda. Adek beruangnya sakit perut. Makan permennya yang banyak sih.”

Saya pun tertawa mendengarnya yang bernada “sok tuwek” kata orang Jawa. Mengalungkan stetoskop, membawa tas kemudian menyuntik boneka beruang miliknya membuat saya yakin bahwa Salfa selama ini belajar dengan apa yang dilihatnya bahkan kalimat dokter dekat rumah pun ditirukan. Padahal baru sekali Salfa berobat ke dokter tersebut.

***

“Kamu kok tidak tidur siang, Nak?”

“Ayo tidur yuk. Nanti sore jalan-jalan.”

Kalimat di atas diciplak mentah-mentah sama Salfa. Ketika dia enggan tidur siang, kalimat saya akan seperti itu adanya. Dan memang berhasil sih selama ini, haha. Mendengar dan melihat apa yang sering saya lakukan adalah proses belajarnya.