Di awal-awal kehamilan saya dan suami sempat merasakan galau. Galau di sini bukan galau karena cinta, hehehe… tetapi galau karena belum mendapatkan dokter kandungan yang pas untuk kehamilan saya. Awalnya memang hanya memeriksakan ke Puskesmas (bidan Puskesmas) tetapi sepertinya tidak memberikan ketenangan. Apalagi waktu itu morning sickness yang saya rasakan sangat berat.

Tak hanya ke bidan, kami juga mencari Rumah Bersalin di sekitar Surabaya. tujuannya untuk mendapatkan informasi detail mengenai kandungan saya. Jadi tak sekedar periksa, diberi obat, bayar lalu pulang. Yang membuat resah jika hasil USG pertama hanya berupa foto tanpa ada keterangan apa-apa dari dokter. Jadinya saya dan suami hanya meraba-raba sesuatu yang asing bagi kami.

Saya dan suami pun kemudian mencoba bertanya ke teman-teman yang sudah berpengalaman dalam hal kehamilan. Akhirnya, kami disarankan ke salah satu Rumah Sakit di Surabaya untuk memeriksakan kehamilan. Dokter yang disarankan kebetulan memang terkenal disukai oleh beberapa pasien/ibu hamil. Namanya dr. Maurin Susanna, Sp.OG.

Ternyata benar, pelayanan yang diberikan sangat nyaman dan memuaskan. Suami menjadi sangat santai dan tercerahkan soal kehamilan, begitupun saya. Maklum, kami berdua memang baru menghadapi kehamilan apalagi saya hamil tanpa direncanakan. Mengalir begitu saja.

Tanggal 17 Desember 2013 itulah kami mendapatkan hasil USG pertama yang menyatakan usia kehamilan saya saat itu memasuki 10 minggu. Alhamdulillah, hasilnya baik-baik saja dan dr. Maurin terus menyemangati agar tidak pasrah dengan mual muntah. Dan dari situlah saya mendapatkan tips mengatasi jika ada perasaan ingin mual atau muntah, yaitu dengan menarik nafas panjang. Jadi, sang dokter menyarankan untuk tidak mengikuti keinginan mual muntah tersebut dengan membiarkannya. Justru harus ditahan supaya makanan yang masuk bisa diserap nutrisinya oleh dedek bayi.

Nah, ini dia foto hasil USG pertama dari calon bayi saya 😀

Hasil USG Pertama Dedek Bayi Usia 10 Minggu

 Semoga selalu sehat sampai lahir ke dunia, sayang…