“Mencoba untuk Lebih Maksimal Lagi” ini adalah kalimat untuk saya di pekan kedua Mentorship Bunda Cekatan Batch #5. Sungguh saya sangat berupaya untuk menjadi mentor yang baik, namun ternyata terkendala dengan kondisi real yang ada di rumah. Ya, pandemi ini memang sedikit banyaknya membuat perubahan yang tak biasa.

Selama pekan kedua menjadi mentor, saya banyak melihat bahwa kemampuan menulis dari Mba Dian dan Alvin memang sudah bagus. Hanya saja butuh dipoles sebagaimana yang menjadi standar SEO. Karena artikel apapun (meskipun isinya curhat) kalau dioptimasi dengan baik dari struktur penulisannya, tetap bisa menjadi bagian dari halaman-halaman utama search engine, dalam hal ini Google.

Nah, pekan ini saya melihat ada progress militan dari Mba Alvin karena sudah mulai merombak artikel-artikel lamanya untuk disentuh dengan optimasi On Page. Namun, masih ada beberapa step yang masih keliru, seperti penulisan judul yang masih panjang. Padahal tidak boleh lebih dari 60 karakter.

Bagaimana dengan Mba Dian?

Sejujurnya saya bingung Mba Dian mau dimentori apa, haha. Soalnya beliau sungguh aktif untuk mencari ilmu juga seputar SEO. Bahkan beberapa di antaranya ada kelas yang sama-sama kami ikuti. Hanya saja memang jarang bertegur sapa karena kesibukan masing-masing. Overall, usahanya untuk terus update blog dengan berbagai jenis tema tulisan dan juga hasil dari diskusi ilmu yang beliau ikuti, sudah pasti sudah tidak ragukan. Apalagi sudah menelurkan buku solo juga.

***

Bagaimana dengan Saya Sendiri?

Jujur saja, saya belajar banyak dengan mereka berdua. Walaupun belum sempat vidio call dengan mereka berdua, saya sudah bisa menebak yang diinginkan mereka seperti apa. Bahkan saya bisa belajar untuk memotivasi diri saya untuk bisa menjadi lebih rajin lagi dalam mengelola blog.

Menuangkan ide dalam sebuah tulisan, saya belajar dari Mba Dian dan Mba Alvin. Pola atau gaya tulisan mereka berbeda. Satu menekankan sudut pandang edukasi, satu lagi lebih ke filosofi. Semuanya punya ciri khas yang bisa membuat saya semakin tertantang untuk mengajak bermain kata kunci dalam artikel.