Menstimulus Anak dengan Matematika Logis (Day 16): Keseimbangan – Jumat yang benar-benar bikin mager hari ini. Tadinya pengen keluar nonton bioskop. Lha kok malah hujan dan langit terlihat gelap. Benar-benar bikin saya mengurungkan niat keluar rumah hari ini. Si ayah pun menyarankan kalau nonton baiknya weekdays saja biar lebih murah. Hmm… masuk akal untuk kami yang masih jumpalitan dalam hal ekonomi, haha.

Maka diputuskanlah hari ini Salfa bermain saja di dalam rumah. Mencoba mengalihkan perhatiannya dengan suasana bioskop yang nantinya bisa menikmati pop corn. Anak Zaman Now banget lah ini, karena masih balita sudah kenal bioskop, bahkan sepertinya sejak masih di dalam kandungan. Karena masa itu, emaknya banyak menuai gratisan tiket nonton bioskop.

Nah, hari ini saya mengajak Salfa bermain tangkap bola, permainan sederhana, namun setidaknya ini melatih keseimbangan tubuhnya saat mendapati bola tertuju ke arahnya. Di awal saya bosan, jujur. Karena bola selalu jatuh karena tangannya tak mampu menangkap saat dilemparkan. Meskipun saya melambatkan kecepatan lemparan, Salfa masih saja kesulitan, sehingga terlihat betul bagaimana Salfa harus bergerak lebih banyak. Belum lagi karena memang karakternya tidak bisa diam. Badan gerak, mulutnya pun ikut berkata-kata. So crowded although we are just two. 

Setelah bermain beberapa saat, Salfa langsung mendekati ayahnya. Dia meminta diajari menangkap bola. Duh, dasar anak ayah yaa apa-apa takon ayah jadinya. Saya sendiri yang mendengarnya pun gemes sampai akhirnya saya panggil dan mencoba mengajarkan menangkap bola plus melatih keseimbangannya agar tidak jatuh saat berusaha menangkap bola yang saya lempar.

Sekali dua kali masih belum sempurna hingga kemudian saya membiarkannya beberapa saat. Mengubah-ubah kecepatan bola yang saya lempar ternyata berhasil dicerna, meskipun namanya balita tetap saja ada yang gagal. Namun, saya sudah acungi jempol untuk kegigihannya berusaha untuk mencapai keseimbangan.

Besok, kemungkinan akan mengajak Salfa keluar rumah. Semoga ada pelajaran baru lagi meskipun berada di tempat yang sama.