Salfa dan Sandal Baru – Punya anak yang semakin tumbuh dan berkembang adalah hal membahagiakan bagi seorang mommy. Di usianya yang sebentar lagi 19 bulan membuat saya seringkali menitikkan air mata. Yap, air mata ungkapan rasa syukur sekaligus tak percaya kalau waktu begitu cepat berlalu.

Salfa dan Sandal Baru

Sejak Salfa mulai jalan, kakinya sudah kukenalkan dengan alas kaki anti slip. Para orang tua, khususnya mommy, pasti kenal dengan yang namanya skidder. Jenis alas kaki itu ternyata membuat Salfa nyaman. Saya pun tenang karena sudah sekaligus dengan kaos kaki. Jadi, ketika hendak bepergian tidak perlu lagi sedikit repot memakaikan kaos kaki kemudian sepatu. Apalagi jika si anak aktifnya luar biasa. Dipakaian kaos kaki butuh ekstra sabar karena kadang lari kesana-kemari.

Kini, Salfa sudah kenal dengan sandal. Mulanya, Salfa sering memakai sandal sepupunya yang tentu saja kebesaran, karena sepupunya sudah TK dan SD. Meskipun kebesaran, Salfa sudah bisa menjepitkan jari-jari kakinya. Itu pertanda bahwa saya pun harus memberinya sandal juga.

Yap. Membelikan Salfa sandal ternyata tidak mudah juga. Ukuran kaki 21 ternyata jarang ada yang menjual di pasar dekat kami tinggal. Kalopun ada ukuran kecil yaitu 19 lalu loncat ke ukuran 23 dan 24. Sudah memasuki sekitar 2-3 toko sandal, akhirnya jatuh pada pilihan sandal berwarna ungu ini. Kebetulan sekali ada warna ungu. Dan ini murni bukan karena saya yang suka ungu.

Salfa dan Sandal Baru

Setelah memiliki sandal baru, hari pertama Salfa tidak mau pisah dengan sandalnya. Sesekali dibuat mainan, tetapi tetap kuberitahu kalau sandal itu bukan main dan fungsinya untuk alas kaki. Ya, namanya anak kecil tentu butuh proses untuk mengerti. Pastinya, kini Salfa sudah tahu jika akan hendak keluar rumah, kaki harus memakai alas, baik itu sepatu atau sandal.

Aunty, Uncle,… jalan-jalan bareng Salfa, yuk!