Salfa dan Ulang Tahun yang Ketiga – Anak tumbuh makin besar rasanya seperti mimpi. Waktu berjalan begitu cepat. Padahal masih lekat di dalam ingatan bagaimana kemudian keputusan bidan sehingga saya harus memilih operasi (SC). Menangis karena takut plus khawatir pun menjadi satu. Tetapi hari ini, masa itu kemudian berubah menjadi keharuan dan bahagia yang tak terkatakan.

Ini adalah ulang tahun yang ketiga, 16 Juli 2017, bagi Salfa Althafunnisa Santoso (disapa Salfa atau Fafa). Setelah tahun pertama diperingati di Makassar dan tahun kedua kebetulan sekali Salfa berkesempatan ke Bali. Dan tahun ketiga ini secara tidak direncanakan sebelumnya, Salfa bisa jalan-jalan ke Malang, Alun-Alun Kota Batu.

Kok nggak direncanakan? Ya iya. Karena sebenarnya ke Malang ini dalam rangka menjenguk sahabat blogger yang habis lahiran di RS Saiful Anwar, Malang. Udah lama nggak ketemu maka sekalianlah kesana. Apalagi ada sahabat blogger satunya yang memberikan keluangan tempat di mobilnya sehingga bisa nunut ke Malang. Maka nikmat mana lagi yang kamu dustakan?

Setelah menjenguk teman, kami bertolak ke Alun-Alun Kota Batu. Di sana Salfa bermain kuda-kudaan, menikmati playground sampai basah-basahan di sekitaran air mancur. Bahagia yang bisa hadir meskipun dalam kesederhanaan. Ya, saya memang tidak seperti orang tua kebanyakan yang setiap tahun bisa membuat pesta untuk ulang tahun anaknya. Bukan pelit atau tidak ada dana. Hanya saja bagi saya (dan juga ayahnya) usia 3 tahun masih sangat muda untuk dipestakan. Salfa belum sepenuhnya memahami bagaimana menjamu teman-temannya di saat ulang tahun. Inginnya kami, saat Salfa ulang tahun, kami berikan kesempatan si Salfa untuk menjamu teman-temannya dan bergembira bersama. Entah itu lewat games atau bernyanyi bersama. Tetapi jika usianya masih batita begini, semuanya masih full diatur oleh orang tua.

Playing Carousel bersama Kakak Ara

Di usia Salfa yang 3 tahun ini, saya berharap banyak skill kemandirian yang sudah bisa dimiliki, seperti full makan sendiri meskipun berada di luar rumah (karena kalau di rumah sebisa mungkin memang tidak lag disuap), toilet training berhasil, makin banyak mengetahui vocabs, dan pastinya selalu bisa memahami jika disampaikan nasehat-nasehat baik kepadanya.

Semoga tahun depan akan ada lagi cerita seru tentang ulang tahun Salfa. Di Surabaya atau di kota manapun, semoga Salfa tetap sehat, tumbuh cerdas dan pastinya jadi anak sholehah.

***

Bunda: “Salfa, sekarang usianya sudah 3 tahun, Nak. Artinya Salfa udah tambah pintar dan harus banyak belajar ya.”

Salfa: “Okey.”

Percakapan singkat yang tadinya saya harap ada jawaban panjang dari bibir ceriwisnya. Tetapi entah hari ini hanya jawaban itu yang terlontar, haha.