Salfa Usia 18 Bulan Suka Membaca. Rahasianya Apa? – Mungkin semua masih ingat di waktu kecil, orang tua selalu menyebutkan peribahasa yang memotivasi anak-anaknya agar sukses dan mau lebih giat belajar. Orang tua akan senang bukan kepalang jika anaknya memiliki hobi membaca. Sebab, membaca akan membuka banyak wawasan karena di analogikan sebagai sikap kita seolah-olah sedang membuka jendela dunia.

Yap, saya sendiri merasakan hal itu. Masih teringat jelas bagaimana mendiang bapak saya senang sekali mengajak ke toko buku saat weekend tiba. Ajakan itu akan lebih heboh lagi saat libur kenaikan kelas dan nilai rapor semuanya cerah alias di atas rata-rata. Bapak saya memang seorang pendidik sekaligus kepala sekolah di salah satu sekolah SMA swasta di Maros, Sulawesi Selatan. Entah bagaimana nasib sekolah tersebut saat ini karena sejak bapak sakit dan kemudian di panggil Allah, siswa-siswinya berkurang saja setiap tahun.

Buku-buku bacaan yang sesuai usia saya saat itupun tertata rapi di rak buku yang berdampingan dengan meja kerja bapak. Otomatis, kalau ingin membacanya, bapak pun bisa mengawasi buku bacaan yang saya baca. Tidak boleh sembarangan membaca buku juga kata bapak waktu itu. Bapak juga sering membawa pulang dari sekolah buku-buku perpustakaan yang sekiranya bisa membantu saya menjawab PR sekolah. Intinya, dari kecil saya sudah didekatkan dengan buku dan hal-hal berbau pendidikan.

Salfa Usia 22 Bulan Suka Membaca. Rahasianya Apa-

Sekarang, saya mencoba seperti bapak. Setidaknya usahanya menjadikan anak-anaknya mencintai buku dan membaca. Saya terapkan pada Salfa sejak masih dalam kandungan. Bukan main nikmatnya membaca buku sampai tengah malam saat saya hamil dulu. Bahkan tidak terasa sampai waktu shalat Tahajjud tiba, saya masih belum bisa memejamkan mata karena mata tidak mengantuk dan pikiran selalu penasaran dengan ending cerita dari buku yang saya baca. Sekarang, di usianya yang belum mencapai 2 tahun, saya dan ayahnya sering dibuat kewalahan membaca buku. Yap, Salfa selalu mencari buku ketika melihat kami sedang duduk berbincang-bincang setelah shalat Maghrib.

***

“Nda, uku Fafa ndi?” Ucapnya sembari matanya diarahkan ke tempat dimana biasanya saya menyimpan buku-bukunya.

“Lho, bukunya disimpan dimana biasanya? Cari di situ, Fa!” Jawab saya dengan terus memperhatikan gerak-geriknya yang terus mencari.

“Nda ali dulu uku Fafa.”

Begitulah sepenggal percakapan yang terjadi saat Salfa ingin membaca buku. Bahkan ketika ayahnya dalam posisi berbaring, Salfa memintanya bangun sembari menarik-narik baju. Kalau ditanya bagaimana tips agar anak suka membaca, jawabannya adalah dimulai dari kebiasaan orang tua (khususnya ibu) yang juga harus senang membaca. Selain itu, sediakan waktu khusus bagi ibu dan anak yang diisi dengan kegiatan membaca. Stok buku sebaiknya selalu bertambah sesuai dengan budget keluarga. Minimal membeli buku sekali atau dua kali sebulan. Pastinya, anak akan selalu mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tuanya, kemudian menjadi kebiasaan secara tidak langsung terbentuk dengan sendirinya.

***  

Saya pun sangat beruntung karena memiliki teman penulis buku anak. Kami dipersatukan di sebuah ajang bergengsi di dunia per-blogging-an. Sampai sekarang, kami selalu berinteraksi di whatsapp. Namanya Mbak Fitria Chakrawati yang kemudian akrab saya sapa dengan Mbak Fita saja. Banyak buku anak yang sudah ditelurkannya. Beberapa karyanya sudah saya miliki sebagai bahan bacaan Salfa. Jadi, berteman pun harus diperhatikan. Setidaknya memberikan manfaat secara tidak langsung bagi kehidupan kita. Namun, bukan berarti memanfaatkan keberadaan teman. That’s so different.

Sekarang ini Mbak Fita sedang mempromosikan buku anak yang bertema Ramadhan lho. Saya pun sedang mempersiapkan dana untuk membelikan Salfa. What? Beli buku lagi? Yap, harus dunk. Namanya juga ingin melihat anak tumbuh cerdas dan berwawasan. Buku masih jauh lebih baik dibandingkan dengan permainan lainnya. Oiya, kalau mau buku yang saya maksud di atas, bisa kontak Mbak Fita di akun facebook-nya, Fitria Chakrawati.

Diari Ramadhan by Fita Chakra

Ssst… saya selalu menunggu masa dimana Salfa sudah lancar membaca dan fasih meafalkan huruf demi huruf. Karena saya penasaran ingin melihat ekspresinya membaca buku hasil editan Mbak Fita yang menjadi serial KKPK alias Kecil-Kecil Punya Karya. Suatu saat saya akan mengajak Salfa untuk mengoleksi buku dan membangun ruang perpustakaan yang sangat luas. Tujuannya? Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menyimpan semua harta karun kami tersebut.