Sudah Bisakah Saya Jadi Blogger Parenting? – Mencipta trend sendiri, rasanya saya tidak sehebat itu. Hati dan pikiran sih ingin sekali menemukan ide baru yang kemudian banyak manfaatnya untuk orang banyak. Sama seperti saat saya menyusun tesis dulu, saya ingin sekali melanjutkan hasil eksperimen saya berupa produk pakan ternak organik dan bisa menambah berat badan ternak, dalam hal ini ayam broiler.

Namun, semua kandas saat saya menikah dan diberi karunia satu orang putri aktif. Kalau ada yang belum kenal, saya sebutkan kalau namanya Salfa. Kehadiran anak membuat semangat ngeblog saya semakin naik meskipun sempat hiatus beberapa waktu karena proses melahirkan dan menyusui. Lagipula waktu itu, saya masih di rumah mertua di kampung nun jauh di sana, hehe.

Seiring berjalannya waktu, saya mencoba self healing dengan menulis tentang perkembangan si kecil. Awalnya iseng, lama-kelamaan rasanya enjoy dan ada beberapa brand yang menawarkan kerjasama. Padahal dulu, visitor blog saya yang khusus membahas perkembangan si kecil pun masih terbilang sedikit. Jika dibandingkan dengan blog utama saya, sangat jauh berbeda. Jomplang banget…

Saya pun akhirnya woles saja. Tidak ngoyo untuk menulis yang memperhatikan SEO On Page, pasang iklan dan lain sebagainya. Karena murni niat awal nggak ingin me-monetize. Dan singkat cerita, saya pun akhirnya menemukan semacam “kolam ikan” yang di dalamnya berisi ikan-ikan lucu, beragam dan segala karakter lainnya yang mengajarkan saya ilmu parenting yang lebih.

Maka muncullah tulisan-tulisan yang berisi diary keseharian si kecil sebagai media untuk report kegiatan apa saja yang sudah terlewati hari ini. Hampir setiap hari update tulisan. Seminar atau workshop kegiatan parenting pun saya datangi untuk mengisi gelas kosong dalam diri saya. Bahkan sesekali benar-benar harus mengosongkan ilmu yang ada di kepala untuk menerima ilmu baru yang kemudian ditelaah.

Nah, dengan semua yang saya lakukan tersebut di atas, could I call myself as parenting blogger right now? Atau ada hal yang harus saya benahi kembali? Tetapi jika diminta untuk membuat sebuah trend baru, maka saya hanya mencoba mengajak teman-teman parenting untuk mulai ngeblog dengan tema parenting.

Mengadakan kopdar, pelatihan blog, sharing tentang pengalaman masing-masing dalam mengurus anak usia tertentu, maka menurut saya itulah jalan saya saat ini. Bahkan saya mencoba terjun ke dalam Rumah Belajar Playdate dan Menulis, tujuannya adalah anak saya terbiasa bersosialisasi dan juga semangat untuk menuliskan konten positif di blog.

Tetapi jika saya belum mampu menyandang julukan parenting blogger, maka biarlah saya terus memanfaatkan waktu untuk terus belajar dan belajar.

Well… kalau kalian sendiri sedang melakukan trend apa sebagai blogger masa kini?