Think Creative – Day 13: Bulutangkis dengan Cock Bola – Akhirnya masuk juga di hari ke-13. Setelah beberapa hari sebelumnya masih jumpalitan untuk menemukan ide kreatif untuk si kecil. Yaa namanya tugas harus diselesaikan. Karena konsisten menjadi motto saya saat ini. Bukan untuk mengejar badge tetapi ingin memotivasi diri agar bisa amanah dengan apa yang sudah dipilih.

Saya sendiri bingung hari ini karena masih dalam kondisi merasa kehilangan juga. Saya masih memikirkan bagaimana perasaan bulek yang ditinggal paklek. Saya tak sanggup membayangkan jika berada di dalam posisi itu. Ah, ya Allah semoga tidak.

Maka ide kreative hari ini muncul karena Salfa ingin bermain bulutangkis. Sayangnya di rumah tidak ada shuttlecock. Jika mau dipaksakan beli, rasanya kok ya eman-eman. Karena Salfa pasti tidak tahan dan akan mencabuti semua bulunya. Lalu kalau sudah seperti itu, bagaimana ingin main bulutangkis? Bulunya aja sudah dirontokin, haha. Lalu saya mengajak Salfa bermain badminton dengan bola.

Bola? Bola apa nih?

Ya, saya memakai bola yang biasanya digunakan sebagai media “mandi bola” di playground. Bolanya juga nggak berat jadi masih bisa “melayang” saat dimainkan sama Salfa dan saya. Raketnya pun dari plastik, semi raket tenis kalau saya lihat, haha. Namun beruntung sekali karena Salfa senang dengan ide emak-nya yang sejak pagi sudah ngomel terus karena ada hal yang out of control. 

Nah, kira-kira besok kita ada ide apa lagi ya, Salfa? Mari kita berpikir…