Tingkatkan Imajinasi dengan Dongeng (Day 03) – Ini adalah hari yang paling melelahkan meskipun hanya di rumah sampai jam satu kemudian selebihnya menghabiskan waktu workshop a la a la di sebuah cafe di Surabaya. Bermodal rasa ingin tahu soal freeze photography dan juga splash maka Salfa akhirnya menemani saya hari ini.

Lalu bagaimana dengan proyek dongen yang sudah berjalan dua hari kemarin? Tentu tetap jalan dong. Dongeng dimulai pagi hari setelah bangun tidur dan dilanjut di dalam mobil saat menuju lokasi cafe. Namun, bukan saya yang akhirnya bercerita tetapi Salfa sendiri. Saya hanya berusaha untuk memancing sehingga dongeng tetap bisa bersambung dengan cerita kemarin, dimana ada Spiderman yang tiba-tiba menjelma berlokasi di hutan, haha.

Saya mencoba mengatakan: “Fa, semalam Spiderman dan Mongko keadaannya bagaimana?”

Lalu Salfa bercerita sesuai dengan apa yang saya sampaikan semalam. Hanya saja kadang lompat. Kemudian saya mencoba mengatakan kalimat demi kalimat

“Mongko, berhentilah mengganggu Lion dan Rabbi. Bermain bersama saja, yuk. Lebih seru.” ucap Spiderman. Tetapi Mongko terdiam dan mencoba menawarkan sesuatu. 

“Bagaimana kalau suatu hari, kalian tidak suka denganku karena aku jelek?” tanya Mongko dengan hati-hati. Lalu Spiderman tertawa dan berkata: “Ah kamu ini, sudah kukatakan bahwa ciptaan Tuhan tidak ada yang jelek, Mongko. Percayalah. 

“Baiklah aku mau. Tetapi syaratnya kalian harus makan pisang ini ya.” tawaran Mongko membuat Lion akhirnya angkat bicara: “Maafka saya Mongko, tapi aku kan tidak makan pisang. Aku hanya makan daging.” 

“Hmm… begitu ya? Baiklah, tak mengapa.”

Saat saya ingin melanjutkan, mata saya kemudian melihat ke arah Salfa yang duduk tenang sembari sandar di samping. Mobil yang harus menghadapi macet memang sedikit berjalan lambat. Ternyata Salfa tertidur, haha. Duh, saya pikir cerita saya menantang Salfa berpikir kritis. Eh anaknya tertidur. Ya sudahlah, besok dicoba lagi, haha.