Tingkatkan Imajinasi dengan Dongeng (Day 08) – Kondisi yang masih belum fit menjadikan saya seperti kehilangan arah untuk membuat dongeng ke Salfa. Tetapi, senangnya karena Salfa sudah tidak batuk lagi. Sudah lebih banyak aktivitas seperti biasanya. Main puzzle, bulutangkis sampai kepada meminta saya untuk menjadi model pasiennya. Padahal asli saya beneran lemas hari ini.

Saya mencoba mengajak tidur di samping saya dan mulai mencari tahu informasi yang direkamnya selama ini:

“Fa, masih ingat dongeng Raja Hutan?”

“Yes, Mommy.”

Duh nih anak pakai bahasa Inggris jawabnya. Oke I challenge her by using English.

“Kalau begitu, Bunda lanjut dongeng kemarin ya.”

“Okay, Mommy.”

***

The King of forest was playing with her son, Lion. They were so happy looks like. Then, Girafa came and ask them to join.

“Might I join, Lion?” 

“Of course you could, Girafa. Please…” 

Girafa was so happy when joining Lion to play football. Lioa also allowed to Girafa for bringing the ball around the yard. But, when Girafa kicked the ball, it flight too far from net. So, Girafa had to take it back again. Girafa ran faster for stopping the ball. But, Girafa was fault. 

“How about this, daddy?” 

Saat saya akan melanjutkan, Salfa sudah terlihat antusias sekali. Saya sangat percaya kalau gen kakeknya yang pintar bahasa Inggris menurun ke Salfa. Maka seketika dipotong oleh Salfa:

“What’s wrong, Mommy? Girafa scary?” ucap Salfa

“Oh tidak. Girafa harus mengambil bolanya yang ditendang terlalu keras. Bukan takut.” Saya meluruskan pemahamannya.

Memang Salfa ini akan suka jika semua cerita, video atau lagu berbahasa Inggris. Entahlah tiba-tiba saja mulutnya lancar mengucapkan bahasa asing. Semoga saja beneran bisa jadi vlogger anak ini. Salah satu harapan dan semoga Salfa juga berharap yang sama.