Ketika Terlibat Langsung dengan Budaya Pernikahan Bugis-Makassar

Bahagia rasanya ketika mendengar informasi dari kampung halaman bahwa salah satu adik akan melangsungkan pernikahan. Saya yang menjadi kakak tertua menjadi semangat untuk segera menyiapkan diri, setidaknya menyiapkan fisik karena saya sudah bisa pastikan lelah menjadi teman yang akan menyapa.

Suami pun kemudian segera mengamati harga tiket pesawat supaya mendapatkan tiket murah. Apalagi sekarang sudah semakin banyak armada yang menjadikan free bagasi tidak lagi menjadi pelayanan yang menjanjikan. Namun, beruntungnya karena cari tiket pesawat di saat memang sedang ada promo. Jadi, aman lagi deh rekening dan senangnya karena semua bisa diupayakan dengan jalan tiket pesawat online.

tiket pesawat pegipegi

Alhamdulillah akhirnya pun keberangkatan ke Makassar, kampung halaman dengan julukan Kota Daeng menjadi tempat yang akan memberikan warna perjalanan lebih kurang 20 hari ini.

Persiapan Pernikahan

Tak hanya undangan pernikahan, vendor baju pengantin hingga dekorasi pelaminan, persiapan tiap sesi upacara pernikahan pun harus diperhatikan.

Salah satu yang paling penting di awal dan dilakukan adalah Mappassili.

Konon sesi adat pernikahan satu ini adalah sebagai bentuk untuk benar-benar membersihkan si calon mempelai dari kotoran lahir batin. Ada orang yang sudah dipercayakan untuk menjadi pemandu sesi satu ini.

Mempelai harus dipakaikan bedak basah berwarna kuning sambil didoakan, mandi dengan daun khusus bahkan disuap untuk makan kue yang khusus dibuat. Kalau lihat dari bentuknya disebut dengan Klepon. Setelah selesai, maka dipastikan si calon mempelai sudah bersih dan siap melanjutkan ke sesi selanjutnya.

Mappanre Temme’

Sesi ini calon mempelai diajak untuk membaca juz 30 sekaligus sebagai bentuk muroja’ah. Agar senantiasa menyiapkan diri membina rumah tangga yang berpegang pada agama

Mappacci yang Berganti Pengajian

Saat saya menikah dulu, Mappacci menjadi proses selanjutnya setelah Mappassili. Karena sesuai kesepakatan keluarga, kali ini hanya berupa pengajian. Pengajian di sini bermaksud memberikan tausiyah kepada mempelai dan para tamu undangan agar kembali mengingat bagaimana sucinya sebuah pernikahan tersebut.

Yaa sama halnya dengan Mappacci, momen tersebut menjadi pertanda bagi keluarga bahwa selangkah lagi calon mempelai akan menjadi bagian dari diri pasangan pilihannya.

Akad Nikah

Memasuki sesi satu ini, banyak hal yang perlu dipersiapkan. Mulai dari kue yang ditaruh di atas Bosara’, Erang-Erang yang seringnya kita sebut dengan seserahan, dan pastinya mahar pernikahan yang dibawa khusus oleh anggota keluarga yang ditunjuk.
Bahkan yang paling penting adalah Sompa harus dibawa oleh anak kecil yang selalu berada di belakang calon mempelai pria, kebetulan adek saya laki-laki jadi hal ini harus dilakukan.

Akad nikah pun berjalan lancar tanpa saya simak secara langsung karena harus duduk di luar. Alasannya karena kondisi saya pribadi sehingga hanya bisa mendengar lewat pengeras suara bahwa adik saya sudah dengan lancar mengucapkan ijab qabul.

Resepsi Pernikahan

Sama halnya dengan pernikahan adat Bugis-Makassar lainnya, resepsi pernikahan bisa dilaksanakan di gedung atau di halaman rumah sendiri. Dan untuk kali ini, adik saya menyewa gedung untuk menyambut tamunya yang memang banyak dan bukan orang-orang biasa.
Paling menakjubkan karena Bapak Syahrul Yasin Limpo pun berkenan hadir memberikan doa restunya kepada adik saya. Pasti tahu kan ya siapa beliau? Hmm… itu lho yang sering disingkat dengan sebutan SYL.

Resepsi Selesai, Tamu Belum Usai

Di sinilah salah satu budaya yang masih melekat. Orang-orang yang tidak sempat datang saat resepsi pernikahan dan datang keesokan harinya bahkan H+3, harus tetap dijamu dengan kue-kue bahkan makanan berat.

Karena tamu adalah sesuatu yang sangat berharga bagi sebuah keluarga yang mengadakan pesta pernikahan. Kehadiran merekalah yang memang dinanti untuk memberikan doa-doa terbaik kepada mempelai dan juga keluarganya.

Jadi, seminggu di kampung halaman bagi saya tidak akan cukup merasakan euphoria. Dan beruntung karena tiket pesawat sudah bisa dipesan dengan mudah tanpa harus ke counter apalagi mengisi data lewat form dan lain-lain.

***

Tiket pesawat bisa dipesan melalui situs Pegipegi. Pasti tahu dong ya soal situs satu ini. Navigasi yang mudah sehingga orang yang baru pertama kali membuka situs ini pun tidak perlu bingung harus mengisi apa saja. Tak hanya persoalan tiket pesawat saja, mau booking hotel dan tiket kereta api, yaa silakan. Di sini semuanya lengkap dan dipastikan harganya jauh lebih terjangkau.

Tak hanya itu, ada kanal yang berisi tentang informasi Promo dan Travel Tips, jadi buka situs Pegipegi tidak harus melulu karena untuk cari tiket. Mau tahu tips bepergian dengan aman dan nyaman pun bisa di Pegipegi.

Bagaimana dengan kinerja admin Pegipegi? Tenang. Kita bisa live chat kok jika merasa ada yang perlu ditanyakan mengenai tiket pesawat yang kita inginkan. Bahkan kalau mau lebih mudah lagi, bisa download aplikasi Pegipegi agar dimanapun kita bisa mendapatkan informasi terkini seputar traveling.

***

Well… perjalanan ke Makassar kemarin yang lebih kurang 20 hari membuat saya sulit berkata-kata karena banyaknya hal yang bisa kuceritakan. Hanya saja karena saya juga habis opname, jadi saya harus tunda dulu dan menyicil cerita sedikit demi sedikit, hehe.

Jadi, kalau kalian ke Makassar, sempatkan untuk ikuti prosesi adat pernikahan a la Bugis-Makassar. Banyak hal yang pasti menarik untuk jadi kenangan.

0 Shares:
19 comments
  1. Wowww… Salfa seneng banget ikut acaranya om tante nih 😀
    Keren ya adatnya, lumayan rempong tapi berarti banget 🙂
    Jadi pengen mudik juga deh, langsung auto buka pegipegi nih, cari promo yang ada 🙂

  2. Serunyaaaa, ini pengalaman pertama ya buat Salfa. Ternyata cukup banyak juga ya tradisi dan adat istiadat yang dilakukan sebelum pernikahan di sana. Ragam budaya yang unik dan menarik. Lekas sehat seperti sedia kala mbaak.

  3. Wihhh lengkap yah mba amma adatnya, mengingat saya dulu berdoa memang semoga ortu tidak banyak bikin acara waktu nikahanku, ampun saya ganti bajunya hehehe, itupun pengajian saya menghindari pake makeup.. hehehe

    tapi kalau lihat orang atau keluarga senang sekali rasanya terlibat yah mba amma…

  4. Sakit apa mbak sampai di opname? Wah ditunggu cerita selanjutnya, memang menyenangkan lihat acara pernikahan dan asiknya pakaian adat daerah itu bagus-bagus banget. Beli tiketnya di pegi-pegi so pasti mudah dan murah.

  5. Mba Amma sakit apa, sampae opname?
    Sebenarnya mirip-mirip dengan upacara adat pengantin di Jawa, cuma beda nama dan mungkin urutan acaranya juga. Tapi menarik ya kalo bisa menyaksikan langsung upacara adat pernikahan begini, bisa mengenal lebih dekat budaya di tanah air yang beragam

  6. Senang sekali ya mba pulang kampung menghadiri pernikahan adik. Saya senang kalau lihat pernikahan memakai adat lengkap 😀 melestarikan adat istiadat daerah. Sekarang kan sudah jarang.

  7. Waaah seru ya mba bisa mengikuti prosesi pernikahan adat Bugis, tentu merupakan kehormatan tersendiri bisa tahu adat pernikahan sebuah daerah

    Dan memang benar berkat PegiPegi semuanya jadi mudah. Mau pesan tiket angkutan umum dan tiket pesawat kian mudah. Tinggal manfaatkan aplikasi yang sudah didownload di henpon android kita.

  8. Kalau datang di acara pernikahan memang selalu penuh cerita dan warna yaaa mba.. Alhamdulillaaaah acaranya lancar dan aku suka karena masih menggunakan tradisi Indonesia yang begitu kaya. Dapet tiket pesawat yang okee pula

  9. Wah ternyata mama safa nih ada darah makassar juga. Jadi tau tradisi pernikahan ala Makassar setelah baca artikel ini. Keren ya Pak SYL ikut bertamu.

  10. Sebenarnya adat zaman dulu tu bagus ya mbak, ada makna2nya gtu.
    Ternyata ada siraman juga ya di adat Bugis, kyk di Jawa 😀
    Aku blm pernah ke Makassar padahal ada saudara2 jg di sana, moga tahun ini bisa ke sana, siapa tau kan ada saudara mau nikahan jg hehe

  11. Aku pernah ikut upacara adat pernikahan maakasar. MasyaAllah keren banget budayanya. Baju dan dekornya juga cantik-cantik semua. Tapi capeknya juga luar biasa karena rangakauannya acaranya banyak banget :))

  12. MashaAllah~
    Indahnya momen-momen menuju pernikahan itu yaa…
    Aku kagum sekali bahwa di tiap daerah di Indonesia membawa ciri khasnya masing-masing.
    Dan Bugis dengan adatnya yang mengagumkan…
    Tabarakallahu~

  13. kaaak kalau ke makassar ki lagi pokoknya wajib kabarin kak donngggggss
    biar kita berjumpa ahhh kak amma mahhh ndak kabar2 blaa..
    selamat kak untuk pernikahan adikta
    semoga ada lg tiket pesawat murah biar bs ke makassar lg ya

Leave a Reply to Reyne Raea (Rey) Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You May Also Like