Bunda Cekatan Archive

Kupu-Kupu Cantik yang Bahagia tetapi Ragu untuk Terbang

Jurnal Kupu-Kupu terakhir. Siapkah terbang dengan benar? Bagi saya pribadi, masih sangat butuh amunisi lain untuk bisa menjadi kupu-kupu seutuhnya. Kupu-kupu yang saya sempat buat mewakili perasaan yang campur aduk. Sebab, hari ini terima surat dari Mentee seperti ini Dan ini Keduanya gigih berjuang untuk menampilkan artikel

Butuh Progress yang Lebih Gress

Ternyata dalam menjalankan apa yang menjadi tujuan itu tidak mudah. Alasannya dan juga kepribadian setiap wali murid dari berbagai peluang E

Katalensaku Makin Dikenal 2 Tahun Mendatang

Rencana: Dalam hidup sebuah jalan yang akan ditempuh tentunya ada rencana yang disusun sebelumnya. Seperti saya dengan katalensaku yang ingin kubuat menjadi jauh lebih besar bersama dengan saudaranya, beberapa blog.   Skala Prioritas: Untuk mencapai apa yang sudah direncanakan pastinya ada skala prioritas. Dan ini tidak semuanya

Mencoba untuk Lebih Maksimal Lagi

“Mencoba untuk Lebih Maksimal Lagi” ini adalah kalimat untuk saya di pekan kedua Mentorship Bunda Cekatan Batch #5. Sungguh saya sangat berupaya untuk menjadi mentor yang baik, namun ternyata terkendala dengan kondisi real yang ada di rumah. Ya, pandemi ini memang sedikit banyaknya membuat perubahan yang tak biasa. Selama pekan

Jadi Mentor atau Mentee Dulu?

Jadi Mentor atau Mentee Dulu? – Pertanyaan ini muncul saat grup facebook kembali ramai karena tahap menjadi kupu-kupu tinggal selangkah lagi. Memang sih kurun waktu berada di Tahap Kupu-Kupu setelah tadinya ada di Tahap Kepompong, memakan waktu 2 bulan nantinya. Namun, saya percaya bisa selesai jika ada kemauan, meskipun di dalam dada

Tahap Kepompong Day 01

Tahap Kepompong Day 01 – Memulai hari dengan lembaran baru di tahap Kepompong memang tidak mudah. Apalagi dengan kondisi wabah Covid-19 yang tidak kunjung menunjukkan pergeseran grafik menurun. Semakin hari ada saja yang menjadikan jari dan mata melihat informasi. Namun, saya memiliki kewajiban yang harus dikerjakan selama 30

Biarlah Terasing, Karena Kupu-Kupu Cantik Selalu Akan Beda

Termenung. Satu kata ini yang muncul pertama kali setelah membaca ulang hasil chat-ku dengan buddy yang memilihku. Ya, saya mungkin peserta Bunda Cekatan yang paling ngenes karena menjalani dan mengerjakan tugas-tugas boleh dibilang tidak sepenuh hati. Malas? Oh, bukan! Saya hanya selalu didera pertanyaan tentang: “Sudah berapa mantap niat dan langkahmu menjalankan hidup